Mahasiswa Untad Pusing, Sistem KKN 93 Tak Jelas Ditambah Siakad Error

Mahasiswa Untad Pusing, Sistem KKN 93 Tak Jelas Ditambah Siakad Error
Mahasiswa Untad (Gambar diambil sebelum pandemi covid-19)

PALU - Universitas Tadulako (Untad) Palu telah membuka pendaftaran Kuliah Kerja Nyata Angkatan 93 (KKN 93) kepada Mahasiswa yang telah memenuhi syarat dan ketentuan.

Pendaftaran KKN kali ini dilaksanakan secara online dengan melakukan pengisian biodata pada link yang telah disediakan pihak kampus.

Akan tetapi, pendaftaran KKN secara online tersebut membuat kebanyakan Mahasiswa menjadi pusing, pasalnya sebelum melakukan pendaftaran online, Mahasiswa terlebuh dahulu wajib memprogram Mata Kuliah KKN di siakad mereka.

“Pusing le, kita disuruh program di siakad dulu, belum lagi ba daftar di fakultas, sudah itu baru membayar, baru bisa kita ba daftar kkn. Ditambah lagi siakad sekarang susah sekali dibuka, masih error, sementara batas waktu pendaftarannya sudh dekat, ” ungkap salah satu Mahasiswa yang berhasil dimintai keterangan.

Diketahui, hingga saat ini yang menjadi permasalahan kebanyakan Mahasiswa Untad adalah sulitnya mengakses Siakad untuk memprogram Mata Kuliah sebagai syarat untuk bisa mengikuti KKN 93, sementara batas pendaftaran KKN 93 hanya sampai dengan tanggal 17 Februari 2021.

Disisi lain, KKN 93 itu juga mendapat penolakan dari pihak BEM Untad. Berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan, meraka mengambil sikap untuk menunda pelaksanaan KKN 93 yang dianggap kurang efektif.

Selain itu, dalam surat edaran BEM itu juga diketahui bahwa mereka mendesak Rektor Universitas Tadulako untuk memberikan transparansi anggaran biaya KKN 93 ditengah pandemi.

Tak hanya itu, KKN 93 juga membuat pusing sebagian Mahasiswa yang saat ini masih berada di luar Kota Palu.

“Saya sudah mau program KKN, tapi saat ini saya masih belum berada di Kota Palu karena Edaran Rektor lalu mengatakan bahwa kita masih kuliah daring selama 8 pertemuan, makanya saya belum masuk Palu. Saya juga mendaftar KKN ini karena kan pelaksanaannya dilaksanakan di daerah dekat dengan keluarga, tapi ternyata dalam pendaftarannya ad juga yang kita harus antar berkas langsung ke Kampus. Kan jadi pusing, sudh bayar UKT, bayar KKN, bayar ongkos ke Palu lagi, ” kata salah seorang Mahasiswa Untad yang berada di luar kota Palu.

Diketahui, berdasarkan informasi dari link KKN 93 Untad, karena pandemi covid-19, Mahasiswa diharapkan untuk memilih lokasi KKN disekitar keluarga inti. Akan tetapi dari informasi yang berhasil dihimpun jurnalis, terdapat blanko pendaftaran KKN 93 yang menyatakan bahwa Mahasiswa harus tetap melakukan pendataan Manual dengan mengumpulkan berkas ke pihak LPPM Untad.

Menanggapi semua itu, jurnalis media ini berusaha melakukan konfirmasi ke Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Mahfudz, MP, Senin (8/2/2021), akan tetapi jurnalis kami tidak mendapatkan balasan, konfirmasi melalui pesan chat via whatsapp tersebut hanya sebatas di read.

Ditempat lain, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Universitas Tadulako, Dr. Muhammad Nur Ali, M.Si saat dikonfirmasi melalui pesan chat via whatsapp mengatakan, karena secara akademik, KKN ada bobot SKS nya maka itu ranahnya Wakil Rektor Bidang Akademik.

“Pembiayaan KKN mahasiswa bersifat teknis operasional kegiatan pelaksanaan KKN. Karena secara akademik ada bobot SKS nya maka itu ranahnya warek akademik. Sedangkan pelaksanaanya masuk ranah LPPM Untad, ” tuls Dr. Muhammad Nur Ali, M.Si, Selasa (9/2/2021).

Berdasarkan informasi dari Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, jurnalis media ini berusaha untuk memintai konfirmasi kepada Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Tadulako, Dr. Lukman Nadjamuddin, M.Hum.

“Untuk KKN saya belum mengatahui apa apa dek, ” katanya saat disinggung mengenai hal tersebut melalui telfon via whatsapp, Selasa (9/2/2021).

Untuk diketahui, biaya pendaftaran KKN 93 Universitas Tadulako sebesar Rp. 630.000 dan hingga saat ini, jurnalis kami masih berusaha untuk menghubungi pihak LPPM Untad untuk mengkonfirmasi terkait sistem pelaksanaan KKN 93.

(*)

Eko Prasetyo

Eko Prasetyo

Previous Article

Pamit Pergi Memancing, Seorang Nelayan Dikabarkan...

Next Article

Lumpur Tambang Milik PT. CBP Hantam Jalan...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 238

Postingan Tahun ini: 238

Registered: Apr 8, 2021

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 205

Postingan Tahun ini: 205

Registered: May 25, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 149

Postingan Tahun ini: 149

Registered: Aug 19, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Postingan Bulan ini: 132

Postingan Tahun ini: 132

Registered: Jul 10, 2020

Profle

Afrizal verified

Ini Nama - Nama Pejabat Eselon III dan IV yang Dilantik Walikota Sungai Penuh
Lempar Petugas Patroli Saat Malam Pergantian Tahun, Dua Pemuda di Nagekeo Diamankan
Baru Seminggu Menjabat, Kapolres Tanah Datar Ringkus 6 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba
Sehari Usai Dilantik, Kades Pappalluang Ditahan di Polres Jeneponto, Begini Kasusnya

Follow Us

Recommended Posts

Tingkatkan Profesioanalisme, Lanal Palu Laksanakan Latihan Menembak Pistol Bagi Prajurit Kowal
Polri Ungkap 2 Kasus Penghimpunan Dana Ilegal yang Rugikan Warga Hingga Triliunan
Kantor Baru BRI Cabang Morowali Diresmikan, Kinerjanya Gemilang Hingga Level Nasional
Ketua Umum DPP AJMII Ajak Awak Media Kawal Kasus Tindakan Kekerasan Terhadap Tiga  Wartawan di Bandung Barat
Kapolri: Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura tentang Pencegahan dan Pemberantasan Kejahatan Transnasional Makin Optimal